Tours and Travel


Sunday

Ribuan Jamaah Haji Non Kuota dan ONH Plus Gagal Pergi Haji

"Saya malu, padahal nanti malam akan ada undangan buat tetangga untuk mendoakan kita berangkat. Saudara-saudara juga pada ngumpul semua. Apalagi rumah saya depan Masjid, saya malu banget. Saya hanya bisa menangis, malu sama tetangga, besok rencananya dibacakan sholat untuk kepergian haji,"
Dina Sakinah

Tangis sedih mewarnai keluarga pasangan Abd Aziz dan Dina Sakinah warga Tanah Abang, Jakarta Pusat. Pasangan Abd Aziz adalah dua dari ribuan calon jamaah haji non Kuota dan ONH Plus yang gagal menunaikan ibadah haji 2010 melalui Cahaya Multazam Tour & travel- haji & Umroh yang beralamat di Taman Royal 3 Blok A9/9 Cipondoh Tangerang.

Melalui surat edaran 3 Nopember 2010, Cahaya Multazam Tour & Tavel telah melayangkan surat pemberitahuan kepada Pimpinan Yayasan/KBIH tentang Penundaan keberangkatan haji tahun 2010. Isi surat memberitahukan kalau Calon jamaah haji Konsorsium Assalam sebesar 1471 Calon jamaah haji untuk pemberangkatan tahun haji tahun 2010 mengalami penundaan karena tidak adanya visa haji.

Pihak Cahaya Multazam berjanji akan memberangkatkan calon jamaah haji yang gagal pada tahun 2011 melalui porsi khusus kementerian Agama republik Indonesia tanpa dipungut biaya tambahan.

H Efendi selaku pemilik KBIH Al-Kautsar Jl. Kebayoran Lama sekaligus pembimbing jamaah haji mengaku kecewa dengan penundaan tersebut. Apalagi ia bersama 24 calon jamaah haji lainnya akan diberangkatkan Jumat besok (5/11/2010).

"Semua perlengkapan haji sudah dibagikan, kebetulan yang mendaftar melalui KBIH saya 24 orang dan berangkat besok. Tiba-tiba saja jam 4 sore kemaren saya mendapat pemberitahuan kalau pemberangkatan haji untuk tahun ini mengalami penundaan karena tidak adanya kuota haji. Sungguh berat," ujar H Efendi saat ditemui di kediamannya, Jl Kebayoran Lama, Kamis (4/11/2010).

Efendi mengaku, pihak penyelenggara haji berjanji akan mengembalikan seluruh uang yang disetorkan dalam jangka waktu dua minggu ke depan, apabila ada calon jamaah haji yang mau mengambil uang setorannya.

"Kalau ikut tahun 2011 maka langsung melalui porsi haji khusus kementerian agama RI tanpa ada penambahan biaya," jelasnya.

Rasa kecewa, malu, sedih, stres dirasakan pasangan Abd Aziz dan Dina Sakinah. pada hari ini seluruh keluarganya telah berkumpul guna mengantarkan keberangkatannya pada esok hari menuju Mekkah. Namun harapan dan cita-citanya untuk menyandang gelar haji melalui perjalanan haji khusus ternyata gagal.

"Saya malu, padahal nanti malam akan ada undangan buat tetangga untuk mendoakan kita berangkat. Saudara-saudara juga pada ngumpul semua. Apalagi rumah saya depan Masjid, saya malu banget. Saya hanya bisa menangis, malu sama tetangga, besok rencananya dibacakan sholat untuk kepergian haji," cetusnya Dina sambil terisak tangis.

Abd aziz sendiri yang sehari-hari berdagang di Pasar tanah Abang, terpaksa tidak melakukan sholat jamaah Dhuhur di masjid depan rumahnya karena malu keberangkatannya tertunda.

Aziz mengakui kalau seluruh perlengkapan haji dari koper hingga baju ihram telah diberikan kepadanya dan seluruh jamaah lainnya dari pihak penyelenggara haji yakni Cahaya Multazam Tour & travel - Haji & Umroh.

Ia bersama istrinya tinggal berangkat dan melakukan syukuran nanti malam.
"Hari ini saya akan mengambil paspor dan saya mencoba menghubungi saudara untuk bisa memberangkatkan saya. Mungkin melalui Malaysia," harapnya.

1 comment:

farida said...

Bagusnya pilih yang nonkuota atau yang kuota ya?

Kata-kata Hikmah..! Jelang Pemilu, Jangan Golput ! Di Pemilu 2009